Saat memilih jumlah lubang yang tepat pada baki plastik untuk menanam tanaman, Anda perlu mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

1. Jenis tanaman: Setiap tanaman memiliki kebutuhan jumlah lubang yang berbeda-beda pada nampan semai. Misalnya, melon dan terong cocok untuk cakram 50 lubang, sementara kacang-kacangan, terong, kubis Brussel, tomat musim dingin dan musim semi cocok untuk cakram 72 lubang.
2. Ukuran bibit: Tanaman yang lebih tua membutuhkan lebih banyak ruang dan substrat untuk mendukung perkembangan akar, sehingga mereka mungkin membutuhkan nampan semai dengan lebih sedikit lubang. Sebaliknya, tanaman dengan usia bibit yang lebih muda dapat menggunakan nampan semai dengan lebih banyak lubang.
3. Musim Bibit: Kebutuhan bibit berbeda antara musim dingin, semi, panas, dan gugur. Bibit musim dingin dan semi umumnya membutuhkan usia bibit yang lebih panjang, ukuran bibit yang lebih besar, dan dapat dipanen sesegera mungkin setelah tanam; Bibit musim panas dan gugur membutuhkan bibit yang relatif muda dengan viabilitas akar yang tinggi, yang membantu memperlambat pertumbuhan bibit setelah tanam.
4. Metode pembibitan: Berbagai metode pembibitan, seperti pembibitan baki lubang, pembibitan terapung, pembibitan pasang surut, dll., memiliki pilihan lubang yang berbeda untuk baki lubang. Misalnya, baki busa polistirena dapat digunakan untuk pembibitan terapung, sementara baki polistirena paling banyak digunakan untuk pembibitan baki lubang.
5. Pemilihan substrat: Substrat harus memiliki karakteristik tekstur gembur, retensi air dan pupuk yang baik, serta kaya bahan organik. Substrat umum seperti tanah gambut dan vermikulit diformulasikan dengan rasio 2:1, atau gambut, vermikulit, dan perlit diformulasikan dengan rasio 3:1:1.
6. Bahan dan ukuran baki semai: Bahan baki semai biasanya terbuat dari busa polistirena, polistirena, polivinil klorida, dan polipropilena. Ukuran cakram rongga standar adalah 540mm x 280mm, dan jumlah lubang berkisar antara 18 hingga 512. Bentuk lubang baki semai umumnya bulat dan persegi, dan substrat di dalam lubang persegi umumnya sekitar 30% lebih banyak daripada lubang bundar, distribusi air lebih merata, dan sistem perakaran semai lebih berkembang.
7. Biaya ekonomi dan efisiensi produksi: Dengan alasan tidak mempengaruhi kualitas bibit, kita harus mencoba memilih baki lubang dengan lebih banyak lubang untuk meningkatkan tingkat keluaran per satuan luas.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, memilih nampan semai plastik dengan jumlah lubang yang tepat dapat memastikan pertumbuhan tanaman yang sehat dan meningkatkan efisiensi serta kualitas bibit.
Waktu posting: 22-Nov-2024