bg721

Berita

Metode teknologi penanaman nampan pembibitan benih sayuran

Penanaman bibit selalu menjadi prioritas utama dalam manajemen budidaya sayuran. Sayuran memiliki banyak kekurangan dalam budidaya bibit tradisional, seperti rendahnya tingkat kecambah yang kuat dan keseragaman bibit, dan nampan benih dapat mengatasi kekurangan ini. Mari kita pelajari metode teknis menanam sayuran dalam nampan benih.

nampan bibit 1

1. Pemilihan nampan benih
Ukuran nampan benih umumnya 54*28 cm, dengan spesifikasi yang umum digunakan antara lain 32 lubang, 72 lubang, 105 lubang, 128 lubang, 288 lubang, dan seterusnya. Pilihlah spesifikasi nampan benih yang berbeda-beda sesuai dengan ukuran bibit sayuran. Untuk bibit besar, pilih nampan benih dengan lubang yang lebih sedikit, dan untuk bibit kecil, pilih nampan benih dengan lubang yang lebih banyak. Misalnya: untuk bibit tomat dengan 6-7 daun sejati, pilih 72 lubang, dan untuk tomat dengan 4-5 daun sejati, pilih 105 atau 128 lubang.

2. Disinfeksi nampan benih
Kecuali untuk baki baru yang digunakan pertama kali, baki lama harus didisinfeksi sebelum pembibitan untuk mencegah penyebaran patogen melalui baki pembibitan. Ada beberapa metode disinfeksi. Pertama, merendam baki pembibitan dengan larutan kalium permanganat 0,1% hingga 0,5% selama lebih dari 4 jam; kedua, menyemprot baki pembibitan dengan larutan formalin 1% hingga 2%, lalu menutupnya dengan plastik pembungkus dan melakukan fumigasi selama 24 jam; ketiga, merendamnya dengan bubuk pemutih 10% selama 10 hingga 20 menit, lalu mencuci baki pembibitan dengan air bersih sebelum digunakan.

3. Periode penaburan
Penentuan periode tanam umumnya didasarkan pada tiga aspek, yaitu tujuan budidaya (kematangan awal atau musim gugur yang panjang), metode budidaya (budidaya di fasilitas atau budidaya lahan), dan kebutuhan suhu untuk pertumbuhan sayuran. Umumnya, penaburan dilakukan sekitar satu bulan sebelum penanaman bibit sayuran.

4. Persiapan tanah nutrisi
Tanah nutrisi dapat dibeli sebagai substrat bibit siap pakai, atau dapat disiapkan sendiri dengan rumus gambut: vermikulit: perlit = 2:1:1. Campurkan 200 g bubuk karbendazim 50% yang dapat dibasahi ke dalam setiap meter kubik tanah nutrisi untuk disinfeksi dan sterilisasi. Mencampurkan 2,5 kg pupuk majemuk berfosfor tinggi ke dalam setiap meter kubik tanah nutrisi akan membantu perakaran dan memperkuat bibit.

5. Menabur
Tambahkan air ke tanah nutrisi dan aduk hingga lembap, lalu masukkan substrat basah ke dalam nampan dan ratakan dengan tongkat kayu panjang. Substrat yang telah terpasang harus ditekan untuk memudahkan penempatan benih. Kedalaman tekanan lubang adalah 0,5-1 cm. Masukkan benih yang telah dilapisi ke dalam lubang dengan tangan, satu benih per lubang. Tutup dengan tanah nutrisi kering, lalu gunakan pengikis untuk mengikis dari satu ujung nampan lubang ke ujung lainnya, buang kelebihan tanah nutrisi, dan ratakan dengan nampan lubang. Setelah penanaman, nampan lubang harus disiram tepat waktu. Inspeksi visual dilakukan untuk melihat tetesan air di dasar nampan lubang.

6. Pengelolaan setelah tanam
Benih membutuhkan suhu dan kelembapan yang lebih tinggi selama perkecambahan. Suhu umumnya dijaga pada 32-35℃, dan 18-20℃ pada malam hari. Penyiraman tidak boleh dilakukan sebelum perkecambahan. Setelah perkecambahan hingga daun sejati mulai terbuka, penyiraman harus ditingkatkan sesuai dengan kelembapan tanah persemaian, bergantian antara kering dan basah, dan setiap penyiraman harus disiram secara menyeluruh. Jika suhu di rumah kaca melebihi 35℃, ventilasi harus dilakukan untuk mendinginkan rumah kaca, dan lapisan tanah harus segera dibersihkan untuk mencegah bibit terbakar akibat suhu tinggi.

nampan pembibitan

Nampan pembibitan sayuran dapat secara efektif menumbuhkan bibit yang kuat, meningkatkan kualitas bibit sayuran, dan meningkatkan manfaat ekonomi dari penanaman sayuran. Xi'an Yubo menyediakan rangkaian lengkap nampan pembibitan untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi penanaman sayuran Anda.


Waktu posting: 23-Agu-2024