bg721

Berita

Mengapa Menggunakan Nampan Benih untuk Menanam Bibit

Ada berbagai cara untuk memperbanyak bibit sayuran. Teknologi pembibitan dengan baki benih telah menjadi teknologi utama untuk pembibitan pabrik kimia skala besar karena sifatnya yang canggih dan praktis. Teknologi ini banyak digunakan oleh para produsen dan memainkan peran yang tak tergantikan.

3 nampan tanaman

1. Hemat listrik, energi dan bahan
Dibandingkan dengan metode pembibitan tradisional, penggunaan nampan pembibitan dapat memusatkan jumlah bibit dalam jumlah besar, dan jumlah bibit dapat ditingkatkan dari 100 tanaman per meter persegi menjadi 700-1000 tanaman per meter persegi (6 nampan tanam dapat ditempatkan per meter persegi). Setiap bibit tanam hanya membutuhkan sekitar 50 gram (1 tael) substrat, dan setiap meter kubik (sekitar 18 karung anyaman) substrat padat dapat menumbuhkan lebih dari 40.000 bibit sayuran. Sementara itu, bibit pot plastik membutuhkan 500-700 gram tanah nutrisi untuk setiap bibit. (Lebih dari 0,5 kg); menghemat lebih dari 2/3 energi listrik. Secara signifikan mengurangi biaya pembibitan dan meningkatkan efisiensi pembibitan.

2. Meningkatkan kualitas bibit
Dengan sekali tanam, sekali pembentukan bibit, sistem perakaran bibit akan berkembang dan melekat erat pada substrat. Sistem perakaran tidak akan rusak selama penanaman, mudah bertahan hidup, pertumbuhan bibit akan melambat dengan cepat, dan bibit yang kuat dapat dijamin. Bibit stek akan mempertahankan lebih banyak rambut akar saat dipindahkan. Setelah dipindahkan, bibit dapat menyerap air dan nutrisi dalam jumlah besar dengan cepat. Pertumbuhan bibit hampir tidak terpengaruh oleh pemindahan. Umumnya, tidak ada periode perlambatan pertumbuhan bibit yang nyata. Tingkat kelangsungan hidup setelah pemindahan biasanya 100%.

3. Cocok untuk transportasi jarak jauh, budidaya bibit terpusat dan pasokan terdesentralisasi
Dapat dikemas secara massal untuk transportasi jarak jauh, yang mendukung budidaya bibit secara intensif dan berskala besar, serta desentralisasi basis pasokan dan petani.

4. Mekanisasi dan otomatisasi dapat dicapai
Penaburan dapat dilakukan secara akurat dengan mesin penabur, menabur 700-1000 baki per jam (70.000-100.000 bibit), yang sangat meningkatkan efisiensi penaburan. Satu lubang tanam per lubang tanam menghemat jumlah benih dan meningkatkan tingkat pemanfaatan benih; penanaman bibit dapat dilakukan dengan mesin penanam, sehingga menghemat banyak tenaga kerja.


Waktu posting: 08-Sep-2023